April 29, 2016

Agenda

Konferensi Nasional  Perbandingan Hukum Indonesia 2017

TEMA:

PERBANDINGAN HUKUM DAN PERKEMBANGAN SISTEM HUKUM: KONVERGENSI ATAU DIVERGENSI?

Latar Belakang

Tiga dekade terakhir saat globalisasi muncul, dunia menghadapi persoalan-persoalan global yang fundamental yang terjadi di berbagai belahan negara. Perubahan tersebut tidak hanya menyebabkan keharusan melakukan penyesuaian-penyesuaian (adjustment) oleh negara di level nasional, melainkan mencakup pula di tataran regional serta internasional.

Berbagai penyesuaian tersebut telah membawa pembaharuan-pembaharuan hukum di berbagai bidang. Dalam kaitan dengan hukum publik, karakter nasionalistik dalam hal-hal tertentu tidak lagi mendominasi. Dalam konteks sistem ketatanegaraan, misalnya, tuntutan demokratisasi menyebabkan dilakukannya perubahan undang-undang dasar yang dilanjutkan dengan pembaharuan di bidang kelembagaan negara. Tidak jarang migrasi ide-ide atau konsep ketatanegaraan dari negara lain memberikan inspirasi-inspirasi dalam melakukan pembaharuan. Bahkan tidak jarang menyebabkan terjadinya transplantasi, baik dalam bentuk norma hukum ataupun kelembagaan.

Tidak kalah penting perubahan-perubahan dalam tataran hukum privat. Berbagai penyesuaian yang dilakukan telah mengakibatkan munculnya berbagai peraturan perundang-undangan sebagai akibat tuntutan mengakomodasi berbagai kepentingan yang tidak lagi semata-mata berkaitan dengan kepentingan nasional. Perubahan paling nyata terlihat dalam bidang hukum ekonomi, hukum penanaman modal, hukum kekayaan intelektual, dan lain sebagainya. Tidak jarang dalam praktik, secara ekstrim terjadi tension antara memilih mendahulukan kepentingan nasional (national interest) atau kewajiban internasional (international obligation).

Perubahan-perubahan di atas, pada gilirannya telah membawa dampak pada berbagai kajian hukum. Misalnya, pendidikan hukum dan budaya hukum. Guna menghadapi tantangan globalisasi, pedidikan hukum perlu mereformasi dirinya dengan melakukan perubahan kurikulum pendidikan tinggi hukum, yang meliputi pembaharuan content, metode pembelajaran serta sistem evaluasi. Dalam konteks budaya hukum, pertanyaan paling mendasar sejauhmana perubahan-perubahan yang dilakukan dengan menggunakan perbandingan hukum berpengaruh terhadap budaya hukum suatu bangsa.

Akhirnya, memahami pembaharuan-pembaharuan yang terjadi membawa kita pada titik pemahaman mengenai perkembangan sistem hukum dengan segala dimensinya.

Berdasarkan hal tersebut, dipandang penting menyelenggarakan sebuah Konferensi Nasional Perbandingan Hukum yang akan mengupas berbagai perspektif perbandingan hukum dan sistem hukum yang merupakan kerjasama antara Asosiasi Dosen Perbandingan Hukum Indonesia dengan Fakultas Hukum Universitas Airlangga.