Konferensi Nasional Perbandingan Hukum Indonesia 2017

TEMA:

PERBANDINGAN HUKUM DAN PERKEMBANGAN SISTEM HUKUM: KONVERGENSI ATAU DIVERGENSI?

 

Latar Belakang

Tiga dekade terakhir saat globalisasi muncul, dunia menghadapi persoalan-persoalan global yang fundamental yang terjadi di berbagai belahan negara. Perubahan tersebut tidak hanya menyebabkan keharusan melakukan penyesuaian-penyesuaian (adjustment) oleh negara di level nasional, melainkan mencakup pula di tataran regional serta internasional.

Berbagai penyesuaian tersebut telah membawa pembaharuan-pembaharuan hukum di berbagai bidang. Dalam kaitan dengan hukum publik, karakter nasionalistik dalam hal-hal tertentu tidak lagi mendominasi. Dalam konteks sistem ketatanegaraan, misalnya, tuntutan demokratisasi menyebabkan dilakukannya perubahan undang-undang dasar yang dilanjutkan dengan pembaharuan di bidang kelembagaan negara. Tidak jarang migrasi ide-ide atau konsep ketatanegaraan dari negara lain memberikan inspirasi-inspirasi dalam melakukan pembaharuan. Bahkan tidak jarang menyebabkan terjadinya transplantasi, baik dalam bentuk norma hukum ataupun kelembagaan.

Tidak kalah penting perubahan-perubahan dalam tataran hukum privat. Berbagai penyesuaian yang dilakukan telah mengakibatkan munculnya berbagai peraturan perundang-undangan sebagai akibat tuntutan mengakomodasi berbagai kepentingan yang tidak lagi semata-mata berkaitan dengan kepentingan nasional. Perubahan paling nyata terlihat dalam bidang hukum ekonomi, hukum penanaman modal, hukum kekayaan intelektual, dan lain sebagainya. Tidak jarang dalam praktik, secara ekstrim terjadi tension antara memilih mendahulukan kepentingan nasional (national interest) atau kewajiban internasional (international obligation).

Perubahan-perubahan di atas, pada gilirannya telah membawa dampak pada berbagai kajian hukum. Misalnya, pendidikan hukum dan budaya hukum. Guna menghadapi tantangan globalisasi, pedidikan hukum perlu mereformasi dirinya dengan melakukan perubahan kurikulum pendidikan tinggi hukum, yang meliputi pembaharuan content, metode pembelajaran serta sistem evaluasi. Dalam konteks budaya hukum, pertanyaan paling mendasar sejauhmana perubahan-perubahan yang dilakukan dengan menggunakan perbandingan hukum berpengaruh terhadap budaya hukum suatu bangsa.

Akhirnya, memahami pembaharuan-pembaharuan yang terjadi membawa kita pada titik pemahaman mengenai perkembangan sistem hukum dengan segala dimensinya.

Berdasarkan hal tersebut, dipandang penting menyelenggarakan sebuah Konferensi Nasional Perbandingan Hukum yang akan mengupas berbagai perspektif perbandingan hukum dan sistem hukum yang merupakan kerjasama antara Asosiasi Dosen Perbandingan Hukum Indonesia dengan Fakultas Hukum Universitas Airlangga.

Tujuan

Konferensi bertujuan menyediakan forum ilmiah bagi akademisi dan praktisi untuk tukar menukar ide-ide di bidang perbandingan hukum dan pembangunan sistem hukum dan bagaimana relasi antara kedua hal tersebut berkembang di masa depan.

Tema

Konferensi menawarkan beberapa tema, meliputi (namun tidak terbatas) pada:

  • Perbandingan hukum dan perkembangan hukum publik, misalnya Hukum Tata Negara, Hukum Administrasi Negara, Hukum Pidana, Hukum Pemerintahan Daerah, Hukum Pajak, Hukum Lingkungan, Hukum Hak Asasi Manusia.
  • Perbandingan hukum dan perkembangan hukum privat, misalnya Hukum Kontrak, Hukum Penanaman Modal, Hukum Perbankan.
  • Perbandingan hukum dan perkembangan lembaga-lembaga hukum (legal institutions).
  • Perbandingan hukum dan perkembangan pendidikan hukum.
  • Perbandingan hukum dan regionalisme.
  • Perbandingan sejarah hukum.
  • Perbandingan hukum dan budaya hukum.

 

Call for papers

Penyelenggaraan Konferensi Nasional ini selain diisi oleh paparan dari berbagai narasumber yang berasal dari dalam maupun luar negeri, juga akan menyertakan presentasi makalah dari para peserta.

 

Abstrak

  • Peserta menyerahkan abstrak maksimal 250 kata dengan menyertakan judul makalah, nama, gelar, unit kerja atau organisasi penulis, serta email penulis.
  • Abstrak diserahkan melalui email KNPHI2017@gmail.com paling lambat tanggal 3 Maret 2017 Tuliskan judul file sebagai berikut: Abstrak_KNPHI2017_(nama penulis).

 

Pemberitahuan penerimaan abstrak

  • Peserta yang abstraknya dinyatakan diterima oleh panitia akan mempresentasikan makalahnya dengan ketentuan penulisan yang dapat di akses melalui www.iacl.or.id
  • Makalah diserahkan melalui email KNPHI2017@gmail.com Paling lambat tanggal 5 Juli 2017. Tuliskan judul file sebagai berikut: Makalah_KNPHI2017_(nama penulis).

 

Tanggal-tanggal penting

  • Pendaftaran awal: 10 Januari 2017
  • Batas akhir penerimaan abstrak: 3 Maret 2017
  • Pemberitahuan penerimaan abstrak: 17 Maret 2017
  • Batas akhir penerimaan makalah: 5 Juli JUNI 2017
  • Batas akhir pendaftaran dan pembayaran: 10 Juli 2017
  • Penyelenggaraan Konferensi: 20-21 Juli 2017

 

Biaya Konferensi:

  • Pendaftaran awal: Rp 350.000
  • Presenter: Rp 450.000
  • Participant: Rp 150.000

 

Biaya Pendaftaran 

Peserta presenter wajib menyelesaikan pembayaran biaya konferensi selambat-lambatnya tanggal 10 Juli 2017 melalui transfer antar bank ke PT Bank Mandiri (Persero) Tbk., Rekening No. 0496940629, atas nama Lailani. Bukti transfer dikirim ke KNPHI2017@gmail.com 

 

Tempat penyelenggaraan:

Konferensi akan dilaksanakan di Fakultas Hukum Universitas Airlangga

Jl. Dharmawangsa Dalam Selatan

Surabaya 60285, Indonesia.

Keterangan lebih lanjut mengenai Konferensi melalui Brosur Konferensi Nasional Perbandingan Hukum Indonesia 2017)

 

Out Put

Proceeding ISBN

 

Invited Speakers

  1. Prof. Gary Bell (National University of Singapore)
  2. Prof. Henning Glaser (Director of the German-Southeast Asian Center of Excellence for Public Policy and Good Governance, Editor-in-chief of the European – Asian Journal for Law and Governance), Thammasat University (Henning.glaser@cpg-online.de)
  3. Prof. Dr. Bagir Manan, S.H., MCL (FH Universitas Padjadjaran))
  4. Prof. Johni Najwan, PhD (FH Universitas Jambi)
  5. Iwan Satriawan, S.H., MCL, PhD (FH Universitas Muhammadiyah Yogyakarta)
  6. Imam Prihandono, SH., LL.M., Ph.D (FH Universitas Airlangga)

poster-knphi

 

 

 

19 thoughts on “Konferensi Nasional Perbandingan Hukum Indonesia 2017

  • Mohon infonya untuk berapa hal ini:
    1. Apakah ada persyaratan siapa yang boleh menulis dan/atau presentasi? Saya seorang dosen, sedang melibatkan mahasiswa saya (mahasiswa S1) dalam penelitian saya. Apakah boleh mereka menjadi penulis pertama, dan melakukan presentasi (jika diterima)?
    2. Apakah ada batasan berapa makalah yang boleh disubmit dan/atau dapat diterima oleh satu orang?

    Terima kasih banyak

  • Maaf saya lupa satu pertanyaan lagi…

    3. Apakah makalah harus dalam bahasa Indonesia?

    TErima kasih

  • Selamat Pagi, maaf saya mau tanya, acara ini hanya diperuntukkan untuk dosen atau mahasiswa juga bisa mengikuti acara ini? terima kasih

  • Kami memiliki riset ttg kontrak
    Dan dilakukan oleh 4 orang, karna pebelitian tim, apakah semuanya boleh hadir mempresentasikan seara bersama2..

  • Mohon didaftarkan sebagai peserta sekaligus presenter, selanjutnya mohon petunjuk lebih lanjut mengenai mekanisme pembayaran biaya pendaftaran awal dan biaya presenter.

    • Mohon didaftarkan sebagai peserta sekaligus presenter, selanjutnya mohon petunjuk lebih lanjut mengenai mekanisme pembayaran biaya pendaftaran awal dan biaya presenter.

  • Saya Emmy Latifah, dosen di Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret. Saya berminat unutk menjadi anggota dari Asosiasi Dosen Perbandingan Hukum Indonesia. Namun demikian, saya tidak mengajar mata kuliah Hukum Perbandingan di Fakultas. namun, banyak kajian sy tentang Perbandingan hukum, khususnya di ranah hukum internasional. Bolehkan sy mendaftar menjadi anggota? Terimakasih banyak atas perhatiannya.

    Salam,
    Emmy Latifah

  • mohon konfirmasinya terkait :
    – ketentuan penulisan yang tidak kami temukan di wesbite ini.
    – skema biaya konferensi yang kami masih gagal memahaminya

  • Saya berminat untuk mengikuti dan menyampaikan makalah /paper, apakah masih bisa melakukan pendaftaran awal? Mohon maaf, terlambat mendapat info menarik ini, Terima kasih.

    • Terima kasih Ibu Warda, silahkan nanti Ibu datang pada acara konferensi pada tanggal 20-21 Juli 2017 di UNAIR.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *